PT Baja Mas Abadi

Produk: Supplier Besi Beton

PT Baja Mas Abadi
Terpercaya 1812 Dilihat   Favoritkan
Tentang Kami

Besi beton, biasa disebut Besi Tulang Beton (BTB) adalah salah satu material pembentuk Beton Struktur. Kualitas dan Kuantitas Besi beton yang dipakai berbanding lurus dengan dimensi beton. Artinya, Semakin besar dimensi beton, ukuran dan jumlah Besi beton yang dipakai juga semakin besar.

Namun dalam pelaksanaannya di Proyek, Sering ditemukan pemakaian Besi beton yang tidak sesuai dengan Standar SNI. Atau sering disebut Besi beton ukuran Non SNI, artinya lebih kecil dari Standar mutu SNI yang ditetapkan. Alasannya adalah untuk menekan beaya. Masih adanya Besi beton dengan ukuran non SNI di pasar sangat berkaitan dengan hukum permintaan pasar. SNI DAN PRODUK TOLERANSI Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) adalah satu-satunya Standar yang berlaku secara Nasional di Indonesia.


Informasi Produk

SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN (Badan Standarisasi Nasional). Besi beton SNI memiliki standar kekuatan tertentu. Besi beton Polos standar kekuatannya sering disebut sebagaiBJTP 24, Sedangkan untuk Besi beton Ulir standar kekuatannya bertingkat mulai dariBJTS 30,35dan40. Besi beton/ Besi tulang beton/ BTB adalah salah satu produk yang beredar di pasar yang memilikiToleransidalam dimensi. Artinya ada selisih Diameter pada Marking Besi beton  dengan Diameter Besi beton Real. Misalnya  Marking Besi beton 8 mm SNI memiliki toleransi 0,2. Maka diameter Real dari Besi beton ini lebih kecil 0,2 mm dari markingnya, atau diameter realnya hanya 7,8 mm. Panjang standar seluruh besi beton adalah 12 meter.

Besi beton adalah produk yang bisa diukur (measurable). Dimensi diameter dan panjangnya jelas. Pada realitanya, Toleransi yang lebih ”°besar”± lagi justru masih ditemukan di pasar, karena Besi beton Jenis itu memiliki Pangsa Pasar (Market Share) sendiri. Hal ini menjelaskan bahwa Pangsa pasar Besi beton terbentuk karena Struktur Permintaan(Demand) Pasar itu sendiri. Secara garis besar, ada 2 Pangsa Pasar yang terbentuk yaitu Properti Pribadi dan Properti Non-pribadi. Untuk Pribadi, toleransi bisa diterima karena alasan menekan Beaya dan biasanya Struktur Bangunan relatif tidak berat (rumah tinggal atau lainnya). Sedangkan pangsa pasar Non-pribadi adalah Proyek-Proyek Berstruktur Berat (High Rise Building,Jembatan, dsb).  Secara umum mereka sangat Concern dengan kualitas SNI karena perhitungan struktur dan Spesifikasi Teknik telah ditetapkan Konsultan Perencana.

Masuk Terlebih Dahulu
Peta
Komentar
Data sedang diproses, mohon tunggu......
Masuk Terlebih Dahulu
Top